Nusa89 adalah proyek musik yang bertujuan untuk menjembatani budaya melalui kekuatan musik. Didirikan oleh musisi Malaysia Az Samad dan musisi Indonesia, Endah Wijayanti, Nusa89 memadukan musik tradisional Malaysia dan Indonesia dengan suara kontemporer untuk menciptakan perpaduan unik yang merayakan kekayaan warisan budaya kedua negara.
Nama Nusa89 berasal dari kata Melayu “nusa” yang berarti tanah atau negara, dan angka 89 mewakili tahun 1989 ketika Malaysia dan Indonesia menandatangani Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama yang bersejarah. Perjanjian ini menandai tonggak penting dalam hubungan kedua negara, dan Nusa89 berupaya untuk lebih memperkuat ikatan ini melalui bahasa musik universal.
Musik Nusa89 merupakan perpaduan berbagai pengaruh, mengambil inspirasi dari instrumen tradisional Malaysia dan Indonesia seperti gamelan, angklung, dan sape, serta menggabungkan unsur musik jazz, blues, dan folk. Hasilnya adalah suara yang dinamis dan eklektik yang melampaui batas dan menyatukan orang-orang.
Salah satu tujuan utama Nusa89 adalah untuk mempromosikan pertukaran budaya dan pemahaman antara Malaysia dan Indonesia melalui musik. Dengan menampilkan beragam tradisi musik kedua negara dalam konteks kekinian, Nusa89 berharap dapat menumbuhkan apresiasi yang lebih besar terhadap persamaan dan perbedaan yang ada di antara kedua budaya tersebut.
Selain menciptakan musik, Nusa89 juga mengadakan lokakarya dan pertunjukan untuk berinteraksi dengan penonton dan mengedukasi mereka tentang warisan budaya Malaysia dan Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, Nusa89 bertujuan untuk menciptakan rasa persatuan dan keharmonisan antar masyarakat dari berbagai latar belakang, menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya masing-masing sekaligus merayakan sejarah dan tradisi bersama.
Musik Nusa89 adalah bukti kekuatan seni dalam menyatukan orang-orang dan mendobrak hambatan. Dengan menjembatani budaya melalui musik, Nusa89 tidak hanya menciptakan melodi yang indah tetapi juga mengedepankan persatuan, pengertian, dan rasa hormat antar komunitas yang beragam. Saat kita terus menavigasi dunia yang semakin terpecah, proyek seperti Nusa89 berfungsi sebagai pengingat akan kekuatan transformatif musik dalam membangun jembatan dan membina hubungan antara orang-orang dari semua lapisan masyarakat.
